Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Sulteng Tahun Buku 2025 resmi digelar pada Rabu (04/02/2026) di Ballroom Hotel Best Western Coco Palu. Agenda ini dirangkaikan dengan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Tahun 2026, yang dihadiri lengkap oleh seluruh bupati dan wakil bupati se-Sulawesi Tengah.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. Dalam sambutannya, Gubernur Anwar menegaskan bahwa RUPS merupakan agenda konstitusional yang wajib dilaksanakan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).
“Pertemuan seperti ini merupakan kegiatan rutin konstitusi kita dari badan usaha milik daerah dengan melaksanakan RUPS. Ini pertama kalinya saya duduk dalam posisi seperti ini. Sekitar 10 tahun lalu, saya duduk sebagai bupati. Suasananya terasa seperti rapat kabinet,” ujarnya.
Gubernur juga memberikan apresiasi atas perkembangan kinerja PT Bank Sulteng yang dinilainya semakin menunjukkan peningkatan signifikan, baik dalam pelayanan maupun kualitas operasional.
“Sekarang saya melihat pelayanan Bank Sulteng semakin baik, perubahannya luar biasa. Salah satu cita-cita saya yang mudah-mudahan bisa diwujudkan adalah memiliki kantor Bank Sulteng yang termegah di Sulawesi Tengah. Kita harus punya itu, karena ini ikon kita, sebagaimana daerah lain memiliki kantor BPD yang megah, apalagi kita didukung kerja sama dengan Mega Corp,” tambahnya.
Anwar Hafid kembali mengingatkan bahwa Bank Sulteng merupakan aset bersama pemerintah daerah sebagai pemegang saham utama. Karena itu, ia mengajak seluruh kepala daerah untuk memperkuat komitmen dalam membesarkan bank pembangunan daerah tersebut.
“Sepengetahuan saya, Bank Sulteng semakin hari semakin menunjukkan kemajuan. Melalui RUPS ini, saya berharap para wali kota dan bupati melihat Bank Sulteng sebagai bank milik kita. Kalau bukan kita yang memeliharanya dan membesarkannya, siapa lagi,” pungkasnya.
Hadirnya Wakil Wali Kota Palu, Imelda, dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan penuh Pemerintah Kota Palu terhadap penguatan peran PT Bank Sulteng. Bank daerah ini dinilai menjadi salah satu motor penggerak perekonomian Sulawesi Tengah, terutama dalam mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rangkaian RUPST dan RUPS-LB ini diharapkan menjadi momentum strategis bagi PT Bank Sulteng untuk terus memperkuat langkah, memperluas layanan, dan bertransformasi menjadi bank daerah yang semakin kompetitif dan berdaya saing tinggi.



