Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan Di tengah

Iklan di tengah

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kapal Rompon Hanyut di Perairan Teluk Tomini, Tim SAR Dikerahkan

Rabu, 21 Januari 2026 | Januari 21, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-22T04:07:47Z

Parigi Moutong – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu melalui Pos SAR Parigi melaksanakan Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap kecelakaan kapal rompon yang putus dan hanyut di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Peristiwa tersebut menyebabkan dua orang nelayan dinyatakan hilang.

Informasi kejadian diterima Basarnas Palu dari Rahmat, pemilik kapal, pada Kamis (22/1/2026) pukul 08.12 Wita. Berdasarkan laporan, kapal rompon tersebut dilaporkan putus dan hanyut sejak Selasa (20/12/2025) sekitar pukul 15.25 Wita dan hingga kini belum diketahui keberadaannya atau lost contact.

Lokasi kejadian diperkirakan berada di perairan Teluk Tomini dengan koordinat 0°52'02.0"S – 121°01'24.1"E. Lokasi tersebut berjarak sekitar 37 Nautical Mile (Nm) dari Pos SAR Parigi dengan estimasi waktu tempuh sekitar empat jam perjalanan laut.

Upaya pencarian sebelumnya telah dilakukan oleh pihak keluarga bersama nelayan setempat, namun belum membuahkan hasil sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada Basarnas.

Menindaklanjuti laporan tersebut, pada Kamis (22/1/2026) pukul 08.29 Wita, Tim Rescue Pos SAR Parigi diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan KM Aries milik perusahaan, dengan estimasi tiba di lokasi pada pukul 12.29 Wita.

Adapun dua korban yang dilaporkan hilang masing-masing bernama Marzuki (50) dan Wisno Bahalamu (48).

Operasi SAR melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Luwuk, Polair Parigi, Pos TNI AL Parigi, BPBD Parigi Moutong, pihak perusahaan, pemerintah desa, serta nelayan setempat. Sejumlah alut dan peralatan SAR turut dikerahkan, seperti Rescue Car, KM Aries, peralatan navigasi, perahu SAR, peralatan komunikasi, serta peralatan medis dan evakuasi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan pencarian secara maksimal dengan mengerahkan seluruh potensi SAR yang ada.

“Setelah menerima laporan, kami langsung memberangkatkan tim rescue menuju lokasi kejadian. Operasi SAR ini kami lakukan secara terpadu bersama unsur terkait. Kami berharap kedua korban dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Muh. Rizal.

Basarnas Palu juga mengimbau kepada seluruh nelayan dan pengguna jasa laut agar selalu memperhatikan kondisi cuaca, memastikan kelayakan kapal, serta melengkapi diri dengan alat keselamatan demi meminimalisir risiko kecelakaan di laut.

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini