Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan Di tengah

Iklan di tengah

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hanyut Sejak Dua Hari, Dua Nelayan di Teluk Tomini Ditemukan Selamat oleh Tim SAR

Kamis, 22 Januari 2026 | Januari 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-22T14:53:28Z

Parigi Moutong _ Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua orang nelayan yang sempat dilaporkan hanyut akibat rompon putus di perairan Teluk Tomini, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Kedua korban ditemukan dalam kondisi selamat pada Kamis (22/1/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 20 Januari 2026, sekitar pukul 15.25 Wita. Saat itu, sebuah rompon dilaporkan putus dan hanyut di perairan Teluk Tomini dengan jarak sekitar 37 nautical mile (Nm) dari Pos SAR Parigi.

“Upaya pencarian sempat dilakukan oleh pihak keluarga dan nelayan setempat, namun belum membuahkan hasil hingga akhirnya operasi SAR resmi dilaksanakan,” ujar Muh. Rizal.

Dalam pelaksanaan operasi SAR, pada Kamis (22/1/2026) pukul 14.37 Wita, tim SAR gabungan berhasil menemukan kedua korban pada koordinat 0°52'00.6"S – 120°54'27.7"E, atau sekitar 6,9 Nm dari lokasi kejadian. Selanjutnya, korban dievakuasi menuju Pelabuhan Rakyat Parigi.

Sekitar pukul 21.30 Wita, tim SAR gabungan bersama seluruh korban tiba di Pelabuhan Rakyat Parigi, Kabupaten Parigi Moutong. Kedua korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dalam keadaan selamat.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi diusulkan ditutup pada pukul 21.45 Wita. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

Adapun identitas korban yakni:

Marzuki (laki-laki, 50 tahun)

Wisno Bahalamu (laki-laki, 48 tahun)

Operasi SAR ini melibatkan sejumlah unsur, antara lain Tim Rescue Pos SAR Parigi, Polair Parigi, Pos AL Parigi, BPBD Parigi, pihak perusahaan, pemerintah desa, serta nelayan setempat. Sementara alutsista yang digunakan meliputi rescue car, KM Aries milik perusahaan, peralatan navigasi dan komunikasi, perahu SAR air, serta perlengkapan medis dan evakuasi.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dan mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, agar selalu memperhatikan faktor keselamatan saat melaut.

×
Berita Terbaru Update
close
Banner iklan disini